20 December 2024

Examen Oleh St Ignatius Loyola



Pemberian Hadiah

St Ignatius dari Loyola merekomendasikan doa peninjauan yang disebut Examen, yang membantu kita menjalani hidup lebih dekat dengan Tuhan Yesus Kristus dan hidup sebagai diri kita yang terbaik. Doa ini didasarkan pada ide yang sama tetapi berpusat pada tema pemberian hadiah.

Langkah-langkah:

1. Saya berhenti sejenak sebelum berdoa. Saya meminta Cahaya dari Tuhan Yesus Kristus saat saya merenung.

2. Saya melihat kembali sejarah saya baru-baru ini dan mempertimbangkan pertanyaan berikut: Di mana saya baru-baru ini mengalami sukacita dalam memberi? Saya meluangkan waktu untuk mengingat sebuah contoh.

3. Apa yang terakhir saya berikan (hadiah materi? Tindakan pelayanan? Kata-kata yang baik? Atau sesuatu yang lain?) Bagaimana rasanya bagi yang lain? Bagaimana rasanya memberi hadiah bagi saya? Saya berbicara dengan Tuhan Yesus Kristus tentang apa yang saya perhatikan.

 4. Saat saya menanti, kesempatan apa yang terlintas di benak saya untuk memberi dengan cara yang sama? Saya membayangkan seperti apa itu. Kemudian saya berbicara dengan Tuhan Yesus Kristus tentang kemungkinan ini.

5. Apa yang ingin saya lakukan dengan ini? Dan hadiah apa dari Tuhan Yesus Kristus yang saya minta?

6. Saya mengakhiri dengan doa: Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus...

Anda mungkin menyukai Doa Examen dari Pray As You Go: https://pray-as-you-go.org/series/3-Examen+Prayer

Dalam Nama Yesus Kristus. ✝️

***

I am Astrid Amalia, a Blogger at https://astridamalia.blogspot.com.

I write about #Hobby, #Training, #Course, #Digital, #Education, #Technology, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, #Catholic, #Jesus #Christ and more.

Find me in Linktree: astrid.amalia

Examen By St Ignatius Loyola



Gift-Giving

St Ignatius of Loyola recommended a prayer of review called the Examen, which helps us live a life closer to Lord Jesus Christ and live as our best selves. This prayer is based on the same idea but centres on the theme of gift-giving.

Steps:

1. I take a moment to pause before coming to prayer. I ask for Lord Jesus Christ’s light as I reflect.

2. I look back at my recent history and consider the following question: Where have I recently experienced joy in giving? I take time to let an example come to mind.

3. What was it that I last gave (a material gift? An act of service? A kind word? Or something else?) What was it like for the other? What was the giving of the gift like for me? I speak with Lord Jesus Christ about what I notice.

4. As I look forward, what opportunity to give in a similar way comes to mind? I imagine what that might be like. Then I talk with Lord Jesus Christ about this possibility.

5. What do I want to do with this? And what gift from Lord Jesus Christ do I ask for?

6. I end with a prayer: Glory be to the Father, and to the Son, and to the Holy Spirit...

You might like the Examen Prayers from Pray As You Go: https://pray-as-you-go.org/series/3-Examen+Prayer

In The Name Of Jesus Christ. ✝️

***

I am Astrid Amalia, a Blogger at https://astridamalia.blogspot.com.

I write about #Hobby, #Training, #Course, #Digital, #Education, #Technology, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, #Catholic, #Jesus #Christ and more.

Find me in Linktree: astrid.amalia

03 December 2024

Cara Untuk Membaca Alkitab

Cara Untuk Membaca Alkitab

Membaca Alkitab adalah cara terbaik bagiku untuk melangkah dan berjalan bersama Tuhanku Terkasih Yesus Kristus.

Dengan membaca Alkitab, aku percaya bahwa Tuhan Yesus Kristus ingin berbicara kepadaku secara pribadi. Aku juga percaya bahwa setiap ayat Alkitab dibuat khusus untukku.

Ini adalah caraku untuk membaca Alkitab sehingga aku dapat melangkah dan berjalan bersama Tuhan Yesus:

- Aku selalu berusaha untuk sering membaca dan / atau menuliskan ayat Alkitab setiap hari di buku / kertas / media sosial. Dengan melakukan hal ini, aku punya kesempatan untuk memikirkan dan merenungkan ayat Alkitab yang aku baca dan / atau tulis. Aku juga dapat belajar mengenai pengetahuan dan nasihat terbaik yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus kepadaku.

- Aku selalu berusaha untuk merenungkan ayat Alkitab yang dibaca dan / atau ditulis untuk mendalami Firman dari Tuhan Yesus Kristus lebih dalam. Aku mencoba untuk mengerti ayat Alkitab dengan menghubungkannya dengan kegiatanku sehari-hari dan hidupku. Aku juga mencoba memahami ayat Alkitab dengan membaca dan / atau menyaksikan penjelasan dari para Pastor / Romo dan para ahli Alkitab.

- Aku selalu berusaha untuk menjadikan ayat Alkitab sebagai nasihat dan panduan dari Tuhan Yesus Kristus dan menerapkannya dalam hidupku sehari-hari, baik itu untuk mempertahankan dan meningkatkan hidupku maupun untuk memperbaiki dan / atau mengubah hidupku.

- Aku selalu berusaha untuk berdoa kepada Tuhan Yesus Kristus, Bunda Maria, Santo Yoseph, Para Roh Kudus, Santo Mikael, Santo Rafael dan Santo Gabriel agar Firman dari Tuhan Yesus Kristus dapat menjadi peraturan, pegangan, panduan dan nasihat terbaik di dalam hidupku. Melalui doa juga, aku bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas Berkat-Nya dan Kebaikan-Nya dalam hidupku.

Semoga membantu! Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus!

***

I am Astrid Amalia, a Blogger at https://astridamalia.blogspot.com.

I write about #Hobby, #Training, #Course, #Digital, #Education, #Technology, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, #Catholic, #Jesus #Christ and more.

Find me in Linktree: astrid.amalia

01 December 2024

Saint Charles de Foucauld

Saint Charles de Foucauld

Source: EWTN (https://www.ewtn.com)

Charles de Foucauld gave up his Catholic faith in his teenage years and then lived an immoral life as a young French officer in North Africa. He returned to France keenly experiencing his own inner emptiness, writing: “there was a restlessness, an anguish in my soul, a desire for truth, and I used to pray over and over again, ‘My God, if you exist, make me know You.’” Entering the Cathedral of Notre Dame in Paris, he approached the confessional telling the priest that he had not come to make a confession – that he did not believe – but that he only wished to talk. The priest replied: “Make your confession, and you will believe.” A moment later Charles was on his knees confessing his many sins. Everything changed in that Advent of the Lord into his life and he is now known as SAINT Charles de Foucauld.

Jesus will come again in His glorious Second Coming, and today’s Gospel gives us His warning not to put off being ready to stand before Him. Jesus said: “Be vigilant at all times and pray that you have the strength … to stand before the Son of Man.”

St. Charles wrote: “Faith strips the mask from the world and renders meaningless such words as anxiety, danger and fear, so the believer goes through life calmly and peacefully, with profound joy – like a child, hand and hand with his mother.”

How has the Lord visited you today? What will you do now?

***

I am Astrid Amalia, a Blogger at https://astridamalia.blogspot.com.

I write about #Hobby, #Training, #Course, #Digital, #Education, #Technology, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, #Catholic, #Jesus #Christ and more.

Find me in Linktree: astrid.amalia 

Makna Dari 4 Lilin Adven

Makna Dari 4 Lilin Adven

Menyongsong kelahiran Yesus, selama Masa Adven, 4 lilin akan dinyalakan satu per satu dengan tujuan agar terang lilin yang bernyala setiap minggu membuat hati kita semakin hari semakin benderang.

4 lilin itu masing-masing mempunyai makna sebagai berikut:

* LILIN PERTAMA adalah Lilin Nabi (Pengharapan). Pada lilin ini, kita semua bertumbuh dalam satu pengharapan sebagaimana janji para Nabi bahwa akan datang Mesias Anak Allah - Tuhan kita Yesus Kristus. Dia adalah Raja Damai bagi setiap orang yang tertindas.

* LILIN KEDUA adalah Lilin Bethlehem. Artinya, cinta Tuhan Yesus Kristus adalah pasti. Betlehem menjadi saksi cinta Tuhan Yesus Kristus.

* LILIN KETIGA, berwarna pink, adalah Lilin Gembala. Para gembala bersukacita penuh karena mereka terpilih sebagai orang pertama yang menjumpai Tuhan Yesus Kristus dalam palungan.

* LILIN KEEMPAT adalah Lilin Malaikat, Lilin Damai. Malaikat mewartakan kegembiraan bahwa Sang Penolong dan Raja Damai telah turun ke dunia lewat kelahiran Tuhan Yesus Kristus.

Salam Damai Sejahtera Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus!

***

I am Astrid Amalia, a Blogger at https://astridamalia.blogspot.com.

I write about #Hobby, #Training, #Course, #Digital, #Education, #Technology, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, #Catholic, #Jesus #Christ and more.

Find me in Linktree: astrid.amalia 

Perhimpunan Vincentius Jakarta (PVJ)

Perhimpunan Vincentius Jakarta (PVJ)




Perhimpunan Vincentius Jakarta (PVJ)
Jalan Kramat Raya No. 134,
Jakarta Pusat 10430,
Indonesia

* Jam Buka: Senin - Jumat, 8 pagi - 4 sore
* Website: https://www.vincentius.or.id
* Telp: +62 21 3141055, 31903659, 3918759
* Email: info@vincentius.or.id, pvjkr134@yahoo.co.id
* Nomor Ponsel / WhatsApp: +62-812-1890-0314 (PIC: Ibu Rina)

Bagi yang ingin menyumbangkan berbagai bantuan kepada para bayi, anak-anak dan remaja yang yatim piatu dan yang berkebutuhan khusus, silahkan menyumbangkannya kepada PVJ (Perhimpunan Vincentius Jakarta).

Berbagai bentuk bantuan yang diterima:
- Dana
- Barang baru
- Barang yang sudah tidak dipakai lagi
- Peralatan dan perlengkapan 
- Susu dan makanan
- dll

Beberapa syarat untuk menyumbangkan susu dan makanan:
- Tidak basi
- Tidak busuk

Beberapa syarat untuk menyumbangkan barang:
- Baru
- Bekas namun masih layak untuk dipakai dan digunakan
- Tidak rusak

Apa pun bentuk bantuannya, selama bantuannya berguna dan layak untuk digunakan oleh para bayi, anak-anak dan remaja, pasti akan diterima. 😊

Selamat menyumbang!

Jangan biarkan barang tertimbun dan menumpuk di dalam rumah dan menjadi rusak. Sebelum barang tersebut rusak, sumbangkanlah barang tersebut ke PVJ. 😊





***

I am Astrid Amalia, a Blogger at https://astridamalia.blogspot.com.

I write about #Hobby, #Training, #Course, #Digital, #Education, #Technology, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, #Catholic, #Jesus #Christ and more.

Find me in Linktree: astrid.amalia